Senin, 08 Februari 2016

Mengenal Gintama

Gintama wallpaper



 Yosh mina  kali ini mimin akan memberikan Anime kesukaan mimin, karena kemarin mimin dapet komentar dari kalian untuk mengganti topik -_-, ok silahkan

Gintama sepertinya kalian tidak terlalu mengenal yang satu ini, padahal Gintama pernah tayang di Indonesia pada tahun 2013 di INDOSIAR jam 02.30.

Gintama adalah Anime produksi Sunrise hasil adaptasi dari Manga karya Hideaki Sorachi yang sudah terbit sejak tahun 2003. Anime Gintama tayang pertama kali pada tahun 2006. Mengambil setting jepang di dunia alternatif, zaman Edo. Bila menurut sejarah aasli, jepang hendak dijajah olenh bangsa Eropa, maka di dunia alternatif ini jepang berhasil di tundukan oleh bangsa Amanto, sebutan alien di dunia Gintama. Oleh sebab itu pada lingkungannya terdapat perpaduan teknologi modern dan jaman Edo.


Kisah dalam Gintama mirip seperti slice of life dengan komedi. Banyak kejadian unik yang dialami grup Yorozuya. Kesannya seperti menonton filler yang tak berujung tapi semua yang terjadi di anime ini memang ada di versi manga. Sunrise tidak membuat filler kecuali satu-dua episode spesial. Beberapa bagian sedikit diubah agar tetap pas dengan anime. Namun bukan berarti ini membuat Gintama tidak jelas dan tak ada tujuan. Ada beberapa Arc besar yang mengarahkan dan memperjelas musuh dalam Gintama. Arc besar
biasanya memiliki 4 hingga 6 episode yang bersambung. Arc besar yang terkenal kali pertama mendapat sebutan Benizakura Arc. Ini mengisahkan sebuah pedang dengan teknologi tinggi yang berujung pada perseteruan antara Gintoki dan Katsura melawan Takasugi. Untuk kali kedua Gintoki kembali menggunaka sebuah katana. Di sinilah Sunrise membuktikan kepiawaiannya dalam animasi 2D. Anda tak akan menyangka sebuah anime yang sarat dengan komedi bisa berubah menjadi penuh aksi yang super keren. Saya yang lebih menikmati kisah komedi dalam Gintama bisa berteriak kegirangan saat melihat pertarungan pada episode final Benizakura Arc.

Tidak seperti pertarungan anime shonen lainnya, karakter di Gintama tidak memiliki jurus. Atau lebih tepatnya tidak teriak-teriak nama jurus. Mereka bertarung layaknya samurai biasa. Lebih mengandalkan teknik. Sekalipun di tengah pertarungan mereka juga masih sempat bersilat lidah dengan musuh, isinya pun bukan penjelasan jurus melainkan ideologi yang mereka yakini. Mereka saling berusaha meyakinkan bahwa yang dilakukan adalah hal benar dan caramu adalah salah. Hal yang menarik saat Gintoki berdialog dengan musuhnya, Hideaki Sorachi bisa membuat mata penonton kemasukan debu. Ditambah dengan kemampuan Sunrise yang bisa memadukan musik latar dengan situasi terjadi menjadikan arc besar sangat berkesan.
Untuk bisa menikmati komedi di Gintama secara penuh, ada beberapa hal yang perludiketahui. Komedi di Gintama tidak bekerja untuk orang yang tidak mengetahui kebudayan Jepang secara umum. Meski Rumbel-sub memberikan TL-notes pada translasi mereka, tak bisa berharap banyak pada Horriblesub, satu-satunya pilihan grup saat ini bila ingin menonton Gintama. Hal lainnya adalah, anda harus familiar dengan beberapa judul anime, manga dan games. Ini karena Gintama sering memparodikan judul-judul lain. Akan membantu pula bila mengetahui tokoh-tokoh terkenal.

Selasa, 02 Februari 2016

Sejarah Toko Buku Gramedia

Yosh mina, kali the legend of gramedia. Kalo lo kenapa karena biar dapet DISKON  ( jika bias ) ok

Kesuksesan toko buku Gramedia (atau Graha Media) tak terlepas dari cerita perjalanan pertama kali dibangun oleh dua sahabat yang memiliki visi yang sama untuk mengembangkan dunia pendidikan di Indonesia dan meningkatkan kesejahteraan demi masa depan masyarakat Indonesia secara keseluruhan. Kehadiran Gramedia ini tak terlepas dari kiprah kedua sosok yang banyak berkontribusi di bidang jurnalistik, yakni Jacob Oetama dan Petrus Kanisius Ojong.
Kompas Gramedia berdiri sejak 2 Februari 1970 dan membuka gerainya yang pertama di sebuah toko berukuran 25 meter persegi di daerah Gajah Mada, Jakarta Pusat. Awalnya gerai ini di bawah tangung jawab Ojong, disamping kiprah keduanya dalam menangani majalah Intisari (1963) dan harian Kompas (1965). Seiring waktu, keseriusan keduanya pun berdampak besar bagi Gramedia.  
Hingga sepeninggal Petrus Kanisius Ojong pada tahun 1980, Jakob Oetama memang sempat mengalami kesulitan dalam penanganan PT. Gramedia. Sebab mantan wartawan ini mengaku tak tahu menahu soal bisnis dan managemen. Namun berkat keinginnya untuk terus membangun Gramedia, ia tetap berupaya untuk belajar menggali kemampuan wirausahanya, seperti yang telah dilakukan oleh Ojong.
Kini, Gramedia terus mengembangkan sayapnya. Tak hanya dalam penjualan buku, namun juga semakin menberi variasi produknya seperti penjualan  beragam aksesoris yang berhubungan dengan dunia pendidikan. Meskipun toko buku Gramedia sudah berkembang pesat dan memiliki puluhan gerai di seluruh Indonesia, pria kelahiran Borobudur, Mangelang 27 September 1931 ini hanya menuturkan bahwa pencapaian tersebut terbilang "lumayan". Pria yang telah banyak berkontribusi di dunia jurnalistik atau pers dan media ini memang dikenal sebagai sosok yang rendah hati.
Hingga saat ini, Gramedia dikenal sebagai toko buku terbesar di Indonesia dan tetap menjaga visinya semula untuk meningkatkan pendidikan masyarakat Indonesia lewat buku. Kehadiran Gramedia kiranya tak hanya sekedar bisnis atau peluang usaha belaka, namun juga sebagai wadah dalam "membuka jendela dunia" lewat buku.

Felix Arvid Ulf Kjellberg ( PEWDIEPIE )




Yosh mina, maaf kali ini mimin akan membagikan biografi lagi, yaitu seseorang yang mimin sukai ( bukan dalam arti cinta ),yaitu Felix ( PEWDIEPIE ). Silahkan.





Felix Arvid Ulf Kejllberg adalah seorang komentator permainan komputer. Ia dikenal sebagai PewDiePie di website YouTube. Ia lahir pada 24 Oktober 1989 di Gothenburg, Swedia. Ia lulus dari Göteborgs Högre Samskola dan ia melanjutkan untuk mengejar sebuah gelar di Industrial Economics and Technology Management at Chalmers University of Technology. Tetapi ia meninggalkan Universitas tersebut untuk fokus pada karirnya.
Karir Felix bermula pada 2 Oktober 2010. Di saluran YouTubenya terdapat banyak video yang berkait dengan permainan komputer. Tidak seperti video-video lain. Videonya membagikan pengalamannya saat ia bermain permainan komputer tersebut, bukan memberitahu jalan keluar dari permainan komputer tersebut. Terbukti bahwa permainan-permainan yang ia mainkan mempunyai pernjualan yang lebih banyak daripada sebelum ia mainkan.
Ia mendapat banyak penghargaan karena karirnya di YouTube yang melebihi kebanyakan orang. Ia mempunyai banyak orang yang berlangganan dengan saluran YouTube nya dimana setiap video yang ia pasang di website YouTube. Ia mendapat Starcount Social Star Award sebagai siaran terpopuler dan sebagai Social Star Award Swedia. Ia juga mendapat Shorty Award dalam bidang Gaming. 2 penghargaan tersebut Felix dapatkan pada tahun 2013. Ia juga mendapat Teen Choice Award dalam bidang Gaming dan ia dinominasikan dalam 4th Streamy Awards. 2 penghargaan terakhir ia dapatkan pada tahun 2014.
Pada saat ia baru memulai saluran YouTubenya ia sudah mendapat 700.000 orang yang berlangganan dengan salurannya. Pada Juli tahun 2012 ia mencapai 1 juta pelanggan. Pada bulan September di tahun yang sama ia mencapai 2 juta pelanggan. Pada Oktober di tahun yang sama juga salurannya di ada di peringkat nomer 1 menurut OpenSlate. Pada April 2013 salurannya mendapatkan 6 juta orang berlangganan, dan ia pun diliput oleh New York Times, koran Amerika. Pada Juni 2013, salurannya mencapai 8 juta pelanggan. Pada Juli di tahun yang sama, salurannya menungguli saluran Jenna Marbles sebagai saluran terlaris nomer 2 di YouTube. Dan ia menungguli Smosh, sebagai saluran terlaris di YouTube pada bulan Agustus tahun 2013. Pada 1 November 2013, salurannya mencapai 15 juta orang yang berlanggan, tetapi pada bulan yang sama, salurannya tidak lagi menjadi nomer 1. Tetapi pada Desember di tahun yang sama, salurannya kembali menjadi nomer 1 di YouTube. Pada akhir tahun 2013, ia mendapat pelanggan baru setiap 1,037 detik.

            Dampak Felix terhadap dunia sangatlah besar. Ia member efek positif pada game-game indie. Para developer game juga menghargai saat PewDiePie memainkan game mereka. Oleh karena, saat Felix memainkan game-game mereka, game-game mereka laris dan mereka sangat menghargai itu. Developer dari game Surgeon Simulator menghargai Felix dengan cara membuat organ di salah satu level pengoperasian alien bernama “Pewdsball”. Para developer Amnesia juga menghargai PewDiePie dengan cara membuat nama-nama karakter buatan Felix di video-videonya nyta di game-game mereka.