Yosh mina, kali the legend of gramedia. Kalo lo kenapa karena biar dapet DISKON ( jika bias ) ok
Kesuksesan
toko buku Gramedia (atau Graha Media) tak terlepas dari cerita
perjalanan pertama kali dibangun oleh dua sahabat yang memiliki visi
yang sama untuk mengembangkan dunia pendidikan di Indonesia dan
meningkatkan kesejahteraan demi masa depan masyarakat Indonesia secara
keseluruhan. Kehadiran Gramedia ini tak terlepas dari kiprah kedua sosok
yang banyak berkontribusi di bidang jurnalistik, yakni Jacob Oetama dan
Petrus Kanisius Ojong.
Kompas
Gramedia berdiri sejak 2 Februari 1970 dan membuka gerainya yang
pertama di sebuah toko berukuran 25 meter persegi di daerah Gajah Mada,
Jakarta Pusat. Awalnya gerai ini di bawah tangung jawab Ojong, disamping
kiprah keduanya dalam menangani majalah Intisari (1963) dan harian
Kompas (1965). Seiring waktu, keseriusan keduanya pun berdampak besar
bagi Gramedia.
Hingga
sepeninggal Petrus Kanisius Ojong pada tahun 1980, Jakob Oetama memang
sempat mengalami kesulitan dalam penanganan PT. Gramedia. Sebab mantan
wartawan ini mengaku tak tahu menahu soal bisnis dan managemen. Namun
berkat keinginnya untuk terus membangun Gramedia, ia tetap berupaya
untuk belajar menggali kemampuan wirausahanya, seperti yang telah
dilakukan oleh Ojong.
Kini,
Gramedia terus mengembangkan sayapnya. Tak hanya dalam penjualan buku,
namun juga semakin menberi variasi produknya seperti penjualan beragam
aksesoris yang berhubungan dengan dunia pendidikan. Meskipun toko buku
Gramedia sudah berkembang pesat dan memiliki puluhan gerai di seluruh
Indonesia, pria kelahiran Borobudur, Mangelang 27 September 1931 ini
hanya menuturkan bahwa pencapaian tersebut terbilang "lumayan".
Pria yang telah banyak berkontribusi di dunia jurnalistik atau pers dan
media ini memang dikenal sebagai sosok yang rendah hati.
Hingga
saat ini, Gramedia dikenal sebagai toko buku terbesar di Indonesia dan
tetap menjaga visinya semula untuk meningkatkan pendidikan masyarakat
Indonesia lewat buku. Kehadiran Gramedia kiranya tak hanya sekedar
bisnis atau peluang usaha belaka, namun juga sebagai wadah dalam
"membuka jendela dunia" lewat buku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar